Jantung Samudera
Aku menyentuh kelingkingmu di ujung tangga
Mari bicara sekali lagi tentang hari-hari panjang di antara lautan
Sudah kuhitung-hitung waktu sejak seminggu lalu
Tapi hari ini serasa datang tiba-tiba
Yakinmu teguh buatku luruh
Seiring rintik hujan di sepanjang jalan pulang
Dari setapak itu matamu menemaniku berlalu
Rasanya kau ada di sini sekarang
Tahukah kau tidak ada kata yang bisa uraikan rasa
Ia hanya seperti ada batu di dada
Jantung samudera yang kuberi pada dua perempuan
Ibu yang melahirkan dan kau dewi lautan
Ketahuilah… saat kau berlayar pergi
Aku pun mulai berlari menuju pantai dan terus menatap ke ujung laut
Menanti perahu layar membawamu pulang
Saat hari-hari baktimu tunai di Pulau Dua Sampan
@WesJohn – 17 Sept 2011






KOMENTAR BARU